ada dua orang gadis, salah satu dari mereka cara
berpikirnya MATEMATIS (M) dan yang lainnya cara
berpikirnya mengandalkan LOGIKA ( L) . Mereka berdua
berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan
jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa
lama mereka berjalan....
M : Apakah kamu juga memperhatikan, ada seorang pria
yang sedang berjalan mengikuti kita kira2 sejak
tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya
khawatir dia bermaksud jelek.
L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita.
M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti
ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap
kita. Apa yang harus kita lakukan.
L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan,
yaitu berjalan lebih cepat.
M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich.....
L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau
kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat
jalannya.
M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan
kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap
kita dalam waktu dua setengah menit...
L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita
lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat
jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti
kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti
olehnya.
Setelah kedua gadis itu berpisah, ternyata Pria tadi
mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika
(L ). Gadis matematis ( M) tiba di rumah lebih dulu dan
dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tapi, tidak
berapa lama kemudian, Ga dis Logika (L ) datang.
M : Oh terima kasih Tuhan.. Kamu tiba dengan selamat.
Eh, gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?
L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.
M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan
kamu?
L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat
tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga
mengejar saya.
M : Dan... dan..
L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya
di tempat yang gelap...
M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?
L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan,
yaitu saya mengangkat rok saya..
M : Oh... Lalu apa yang dilakukan pria tadi?
L : Sesuai dengan logika... Dia menurunkan
celananya...
M : Oh tidak... Lalu apa yang terjadi kemudian?
L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat
roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang
berlari sambil memelorotkan celananya... So akhirnya
aku bisa lolos dari pria itu...
Selasa, 17 November 2009
Rabu, 01 April 2009
Tips Buat Yang Baru Putus Hubungan
Melupakan Si Dia yang sudah bertahun-tahun bersama Anda memang tidak mudah. Apakah harus menelepon dia? Mencari yang baru? Atau menghilang dan pergi dari lingkungan Anda?
Baru putus hubungan memang fase yang tidak mengenakkan. Wajar jika Anda memutar otak untuk merasionalisasi perasaan Anda. Termasuk ketika otak Anda bertanya “coba saja waktu itu saya....” Berikut adalah tips yang sebaiknya dilakukan ketika hubungan telah berakhir.
Bersihkan segala hal yang mengingatkan tentang dia
Ketika orang-orang yang baru putus hubungan menghapus atau membuang barang-barang dari kekasih lamanya, itu bukanlah hal yang berlebihan. Ini adalah fase krusial untuk bisa melewati masa sulit untuk melupakan si dia. Singkirkan segala hal yang bisa mengingatkan Anda tentang dia, termasuk foto-foto dan hadiah (jika barang itu mahal, simpan di tempat tersembunyi hingga Anda bisa mengatasi perasaan Anda, atau berikan ke orang lain). Jika Anda biasa menyimpan namanya di urutan paling atas daftar kontak Anda, ubah namanya sehingga tak langsung keluar.
Tentukan tujuan baru
Dunia belum berakhir jika kau putuskan aku, begitu lirik lagu tentang putus hubungan. Terkadang seseorang yang baru putus dari hubungan yang mendalam bisa mengalami depresi atau merasa tak memiliki tujuan. Namun, lihat sisi baiknya, ini adalah saat yang tepat untuk menjalani tantangan baru. Memang mungkin terasa berat, tapi ini justru saat yang tepat untuk menambah pengalaman dan pembelajaran baru. Daftar ikut kursus musik yang sejak lama ingin Anda ikuti, atau kursus masak, bahkan kursus bela diri yang ia selalu larang untuk ikuti. Memiliki tujuan di luar diri Anda sendiri bisa mengurangi waktu untuk mengasihani diri atau berlarut-larut dalam kesedihan. Siapa tahu Anda justru menemukan seseorang yang lain? Temukan sesuatu yang bisa membuat Anda bersemangat untuk bangun di pagi hari.
Keluar kota
Mengubah setting kehidupan di sekitar Anda bisa membantu untuk mengangkat semangat. Cobalah untuk mengunjungi tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi sejak lama namun belum sempat. Ajak teman-teman atau keluarga untuk bersenang-senang, traveling ke perkebunan, atau berjalan-jalan ke pantai sambil menikmati spa. Anda akan terstimulasi untuk menikmati alam sekitar daripada berlarut-larut dalam kenangan dahulu.
Ciptakan memori baru
Bahkan dengan flirting sekilas dengan rekan sekerja atau pelayan di restoran langganan bisa mengalihkan pikiran Anda dari Si Dia. Belum merasa ingin bermain-main dengan perasaan itu? Cobalah menggali hubungan lebih dalam dengan keluarga. Entah itu dengan keponakan, dengan adik atau kakak yang selama ini terabaikan, mungkin dengan orangtua yang sudah lama tak dihubungi, atau dengan teman lama dari kuliah atau SMA.
Rayakan masa lajang Anda!
Memang tak mudah untuk menjadi orang yang baru saja putus hubungan. Tetapi jika ditilik lebih dalam, bila memang Si Dia bukan jodohnya bukankah lebih baik melajang saja? Untuk merayakan kelajangan ini, bersenang-senanglah dengan teman-teman Anda dan masuki hidup dengan penuh optimis daripada tenggelam dalam kesedihan.
Baru putus hubungan memang fase yang tidak mengenakkan. Wajar jika Anda memutar otak untuk merasionalisasi perasaan Anda. Termasuk ketika otak Anda bertanya “coba saja waktu itu saya....” Berikut adalah tips yang sebaiknya dilakukan ketika hubungan telah berakhir.
Bersihkan segala hal yang mengingatkan tentang dia
Ketika orang-orang yang baru putus hubungan menghapus atau membuang barang-barang dari kekasih lamanya, itu bukanlah hal yang berlebihan. Ini adalah fase krusial untuk bisa melewati masa sulit untuk melupakan si dia. Singkirkan segala hal yang bisa mengingatkan Anda tentang dia, termasuk foto-foto dan hadiah (jika barang itu mahal, simpan di tempat tersembunyi hingga Anda bisa mengatasi perasaan Anda, atau berikan ke orang lain). Jika Anda biasa menyimpan namanya di urutan paling atas daftar kontak Anda, ubah namanya sehingga tak langsung keluar.
Tentukan tujuan baru
Dunia belum berakhir jika kau putuskan aku, begitu lirik lagu tentang putus hubungan. Terkadang seseorang yang baru putus dari hubungan yang mendalam bisa mengalami depresi atau merasa tak memiliki tujuan. Namun, lihat sisi baiknya, ini adalah saat yang tepat untuk menjalani tantangan baru. Memang mungkin terasa berat, tapi ini justru saat yang tepat untuk menambah pengalaman dan pembelajaran baru. Daftar ikut kursus musik yang sejak lama ingin Anda ikuti, atau kursus masak, bahkan kursus bela diri yang ia selalu larang untuk ikuti. Memiliki tujuan di luar diri Anda sendiri bisa mengurangi waktu untuk mengasihani diri atau berlarut-larut dalam kesedihan. Siapa tahu Anda justru menemukan seseorang yang lain? Temukan sesuatu yang bisa membuat Anda bersemangat untuk bangun di pagi hari.
Keluar kota
Mengubah setting kehidupan di sekitar Anda bisa membantu untuk mengangkat semangat. Cobalah untuk mengunjungi tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi sejak lama namun belum sempat. Ajak teman-teman atau keluarga untuk bersenang-senang, traveling ke perkebunan, atau berjalan-jalan ke pantai sambil menikmati spa. Anda akan terstimulasi untuk menikmati alam sekitar daripada berlarut-larut dalam kenangan dahulu.
Ciptakan memori baru
Bahkan dengan flirting sekilas dengan rekan sekerja atau pelayan di restoran langganan bisa mengalihkan pikiran Anda dari Si Dia. Belum merasa ingin bermain-main dengan perasaan itu? Cobalah menggali hubungan lebih dalam dengan keluarga. Entah itu dengan keponakan, dengan adik atau kakak yang selama ini terabaikan, mungkin dengan orangtua yang sudah lama tak dihubungi, atau dengan teman lama dari kuliah atau SMA.
Rayakan masa lajang Anda!
Memang tak mudah untuk menjadi orang yang baru saja putus hubungan. Tetapi jika ditilik lebih dalam, bila memang Si Dia bukan jodohnya bukankah lebih baik melajang saja? Untuk merayakan kelajangan ini, bersenang-senanglah dengan teman-teman Anda dan masuki hidup dengan penuh optimis daripada tenggelam dalam kesedihan.
Jumat, 20 Maret 2009
"Pers4h4b4t4n"
huffffffff,,,,,,,,,capek jg ne liat foto2 kru indobd, tp jgn bosen ya?
Sw33t Memory bersama KO EDI, hik.....hik...jd sedih ne ingat ko edi, we will love u koko, bukan perpisahn yg kutangisi tp pertemuan yg kusesali.....kok gw jd sentimentil gini y?
wow...ekspresinya bgs buangett..ge liat paan tu!!liat pelangi kaleeeeeee
eh mo tau ga? ne foto wktu ke fatahillah ma brondonk2 indobd, secara kita jg msh brontu alias brondonk tua,, ckckcckk
Ngomong2 soal persahabatan ne, aku mo ngebahas tentang arti persahabatan itu sendiri. Sering kali kita temui banyak orang memisahkan persahabatan dan cinta
karena mereka berpikir'
"kalau persahabatan sudah diselami dengan cinta, pasti akan menjadi sulit"
Terutama bagi mereka yg menjalin persahabatan antara lelaki dan wanita.
Persahabatan merupakan bentuk hubungan yg indah antara manusia, di mana
cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai persahabatan.
Tanpa cinta, persahabatan mungkin akan di isi dengan kecewa, benci, marah, egois dan berbagai hal yg membuat persahabatan tidak lagi indah.
Berhentilah membuat batas antara cinta dan persahabatan,
biarkanlah mereka tetap menjadi teman baik, yang harus di luruskan adalah cinta bukanlah perusak persahabatan. Cinta memperindah persahabatan kita. sering kali cinta cuman dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. Salah besar!! seharusnya dengan adanya cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan.
Teman-teman yang sedang mengalami goncangan dalam persahabatan, jangan
salahkan cinta! tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta,
karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan
membuat sesuatu yg tidak mungkin menjadi mungkin.
Teman-teman yg belum mengerti arti persahabatan ....cobalah memulai sebuah persahabatan, karena dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti. bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi dengan keinginan kita.
Teman-teman yang sedang kecewa dengan persahabatan, renungkanlah.......!!!!!!
Apakah saya sudah menjalani persahabatan dengan benar' dan cobalah
memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yg baik akan kita temui dalam persahabatan.
okeyyyyyyyy sobat, semuanya terpulang pada anda!!!! pilih persahabatn tw cinta???
atau dua2 nya......heeeeeeeesssssss cikkkkkkkkk......
My Collection

iihh..narsis amat seeeehhh, klo di foto pasti ga mau ngalah ne!! imut kan?
"Persahabatan bagai kepompong" ya itulah syair dr lagunya sapa ya???? duh gw lupa ne, cr aj ya di paman google, persahabatan dan cinta adalah teman terbaik, dimana ada cinta.........persahabtan selalu ada disampingnya.
Mampukah persahabatan tanpa cinta?
Mampukah cinta tanpa persahabatan??

klo yg ini foto ku di dufan ...ckckkckc....
eh ada cewek bali kesasar tuh!!! kwkwkwkw....mirip ga? klo mirip sih ga ya tp hampir menyerupai cewek bali...hheeeee
ciee......cie........manizzzzkan?
Mo nulis apa ya? aku bosan nulis blog trus....temanya pasti cinta...cinta...dan cinta.
bosan jg ya?
eh temen2 mo liat koleksi foto aku ga? tau ga koleksi foto ku buaaaaaanyak banget ne, ampe tmnku bilang serly tu banci foto, nah! ini salah satu dari koleksi foto aku.
lokasinya ge di taman hotel patra jasa cempaka putih, sebenarnya aku mo renang ne, tp ya itu td dasar sibanci foto.........hhhhhheeeeeeeee........narsis!!!
Selasa, 10 Februari 2009
Mengapa harus cinta???
Cinta......cinta.......dan cinta
cinta itu sudah lahir sejak nabi adam dan hawa, hingga sampai saat ini masih saja di perbincangkan, kenapa harus cinta??? cinta adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, maka dari itu, Peliharalah Cinta'.
Ada yang bilang cinta itu indah'
Ada juga yang bilang cinta itu membawa kebahagiaan'
Ada juga yang bilang cinta membawa bencana'
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi.
Cinta juga tidak bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja. CInta indah namun kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Batas cinta dan benci juga amat tipis tapi dengan cinta dunia yang kita jalani serasa lebih ringan.
Andaikan kita bisa merasakannya, Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat, Menurut aku pribadi cinta itu dapat membuat orang itu dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik daripada sebelum ia mengenal cinta itu. Cinta itu sesuatu yang suci dan janganlah kita menodai cinta yang suci itu dengan ke-egoisan kita yang hanya menginginkan enaknya buat kita dan ndak enaknya buat kamu.
TIPS; untuk mengawetkan cinta dibutuhkan PENGERTIAN!
cinta itu sudah lahir sejak nabi adam dan hawa, hingga sampai saat ini masih saja di perbincangkan, kenapa harus cinta??? cinta adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, maka dari itu, Peliharalah Cinta'.
Ada yang bilang cinta itu indah'
Ada juga yang bilang cinta itu membawa kebahagiaan'
Ada juga yang bilang cinta membawa bencana'
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi.
Cinta juga tidak bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja. CInta indah namun kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Batas cinta dan benci juga amat tipis tapi dengan cinta dunia yang kita jalani serasa lebih ringan.
Andaikan kita bisa merasakannya, Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat, Menurut aku pribadi cinta itu dapat membuat orang itu dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik daripada sebelum ia mengenal cinta itu. Cinta itu sesuatu yang suci dan janganlah kita menodai cinta yang suci itu dengan ke-egoisan kita yang hanya menginginkan enaknya buat kita dan ndak enaknya buat kamu.
TIPS; untuk mengawetkan cinta dibutuhkan PENGERTIAN!
Senin, 09 Februari 2009
Hapuslah Air Mata di Pipi, Hilangkan Lara di Hati
Hapuslah Air Mata di Pipi, Hilangkan Lara di Hati
Kegelisahan, kedukaan dan air mata adalah bagian dari sketsa hidup di dunia. Tetesan air mata yang bermuara dari hati dan berselaputkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan, hingga membuat keresahan dan kebimbangan.Kedukaan karena kerinduan yang teramat sangat dalam menyebabkan kepedihan yang menyesakkan rongga dada.Jiwa yang rapuh pun berkisah pada alam serta isinya, bertanya, dimanakah pasangan jiwa berada. Lalu, hati menciptakan serpihan kegelisahan, bagaikan anak kecil yang hilang dari ibunya di tengah keramaian.
Keinginan bertemu pasangan jiwa, bukankah itu sebuah fitrah? Semua itu hadir tanpa disadari sebelumnya, hingga tanpa sadar telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan. Sebuah fitrah pula bahwa setiap wanita ingin menjadi seorang istri dan ibu yang baik ketimbang menjalani hidup dalam kesendirian. Dengan sentuhan kasih sayang dan belaiannya, akan terbentuk jiwa-jiwa yang sholeh dan sholehah.
Duhai… betapa mulianya kedudukan seorang wanita, apalagi bila ia seorang wanita beriman yang mampu membina dan menjaga keindahan cahaya Islam hingga memenuhi setiap sudut rumah tangganya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala pun telah menciptakan wanita dengan segala keistimewaannya, hamil, melahirkan, menyusui hingga keta’atan dan memenuhi hak-hak suaminya laksana arena jihad fii sabilillah. Karenanya, yakinkah batin itu tiada goresan saat melihat pernikahan wanita lain di bawah umurnya? Pernahkah kita menyaksikan kepedihan wanita yang berazam menjaga kehormatan diri hingga ia menemukan kekasih hati? Dapatkah kita menggambarkan perasaannya yang merintih saat melihat kebahagiaan wanita lain melahirkan? Atau, tidakkah kita melihat kilas tatapan sedih matanya ketika melihat aqiqah anak kita?
Letih…
Sungguh amat letih jiwa dan raga. Sendiri mengayuh biduk kecil dengan rasa hampa, tanpa tahu adakah belahan jiwa yang menunggu di sana.
Duhai ukhti sholehah…
Dalam Islam, kehidupan manusia bukan hanya untuk dunia fana ini saja, karena masih ada akhirat. Memang, setiap manusia telah diciptakan berpasangan, namun tak hanya dibatasi dunia fana ini saja. Seseorang yang belum menemukan pasangan jiwanya, insya Allah akan dipertemukan di akhirat sana, selama ia beriman dan bertaqwa serta sabar atas ujian-Nya yang telah menetapkan dirinya sebagai lajang di dunia fana. Mungkin sang pangeran pun tak sabar untuk bersua dan telah menunggu di tepi surga, berkereta kencana untuk membawamu ke istananya.
Keresahan dan kegelisahan janganlah sampai merubah pandangan kepada Sang Pemilik Cinta. Kalaulah rasa itu selalu menghantui, usah kau lara sendiri, duhai ukhti. Taqarrub-lah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kembalikan segala urusan hanya kepada-Nya, bukankah hanya Ia
Maha Memberi dan Maha Pengasih. Ikhtiar, munajat serta untaian doa tiada habis-habisnya curahkanlah kepada Sang Pemilik Hati. Tak usah membandingkan diri ini dengan wanita lain, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti memberikan yang terbaik untuk setiap hamba-Nya, meski ia tidak menyadarinya.
Usahlah dirimu bersedih lalu menangis di penghujung malam karena tak kunjung usai memikirkan siapa kiranya pasangan jiwa. Jadikan hidup ini selalu penuh dengan harapan baik kepada Sang Pemilik Jiwa. Bersiap menghadapi putaran waktu, hingga setiap gerak langkah serta helaan nafas bernilai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Nasehatilah selalu hatimu dengan tarbiyah Ilahi hingga diri ini tidak sepi dalam kesendirian. Bukankah kalau sudah saatnya tiba, jodoh tak akan lari kemana. Karena sejak ruh telah menyatu dengan jasad, siapa belahan jiwamu pun telah dituliskan-Nya.
Sabarlah ukhti sholehah…
Bukankah mentari akan selalu menghiasi pagi dengan kemewahan sinar keemasannya. Malam masih indah dengan sinar lembut rembulan yang dipagar bintang gemintang. Kicauan bening burung malam pun selalu riang bercanda di kegelapan. Senyumlah, laksana senyum mempesona butir embun pagi yang selalu setia menyapa.
Hapuslah air mata di pipi dan hilangkan lara di hati. Terimalah semua sebagai bagian dari perjalanan hidup ini. Dengan kebesaran hati dan jiwa, dirimu akan menemukan apa rahasia di balik titian kehidupan yang telah dijalani. Hingga, kelak akan engkau rasakan tak ada lagi riak kegelisahan
Kegelisahan, kedukaan dan air mata adalah bagian dari sketsa hidup di dunia. Tetesan air mata yang bermuara dari hati dan berselaputkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan, hingga membuat keresahan dan kebimbangan.Kedukaan karena kerinduan yang teramat sangat dalam menyebabkan kepedihan yang menyesakkan rongga dada.Jiwa yang rapuh pun berkisah pada alam serta isinya, bertanya, dimanakah pasangan jiwa berada. Lalu, hati menciptakan serpihan kegelisahan, bagaikan anak kecil yang hilang dari ibunya di tengah keramaian.
Keinginan bertemu pasangan jiwa, bukankah itu sebuah fitrah? Semua itu hadir tanpa disadari sebelumnya, hingga tanpa sadar telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan. Sebuah fitrah pula bahwa setiap wanita ingin menjadi seorang istri dan ibu yang baik ketimbang menjalani hidup dalam kesendirian. Dengan sentuhan kasih sayang dan belaiannya, akan terbentuk jiwa-jiwa yang sholeh dan sholehah.
Duhai… betapa mulianya kedudukan seorang wanita, apalagi bila ia seorang wanita beriman yang mampu membina dan menjaga keindahan cahaya Islam hingga memenuhi setiap sudut rumah tangganya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala pun telah menciptakan wanita dengan segala keistimewaannya, hamil, melahirkan, menyusui hingga keta’atan dan memenuhi hak-hak suaminya laksana arena jihad fii sabilillah. Karenanya, yakinkah batin itu tiada goresan saat melihat pernikahan wanita lain di bawah umurnya? Pernahkah kita menyaksikan kepedihan wanita yang berazam menjaga kehormatan diri hingga ia menemukan kekasih hati? Dapatkah kita menggambarkan perasaannya yang merintih saat melihat kebahagiaan wanita lain melahirkan? Atau, tidakkah kita melihat kilas tatapan sedih matanya ketika melihat aqiqah anak kita?
Letih…
Sungguh amat letih jiwa dan raga. Sendiri mengayuh biduk kecil dengan rasa hampa, tanpa tahu adakah belahan jiwa yang menunggu di sana.
Duhai ukhti sholehah…
Dalam Islam, kehidupan manusia bukan hanya untuk dunia fana ini saja, karena masih ada akhirat. Memang, setiap manusia telah diciptakan berpasangan, namun tak hanya dibatasi dunia fana ini saja. Seseorang yang belum menemukan pasangan jiwanya, insya Allah akan dipertemukan di akhirat sana, selama ia beriman dan bertaqwa serta sabar atas ujian-Nya yang telah menetapkan dirinya sebagai lajang di dunia fana. Mungkin sang pangeran pun tak sabar untuk bersua dan telah menunggu di tepi surga, berkereta kencana untuk membawamu ke istananya.
Keresahan dan kegelisahan janganlah sampai merubah pandangan kepada Sang Pemilik Cinta. Kalaulah rasa itu selalu menghantui, usah kau lara sendiri, duhai ukhti. Taqarrub-lah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kembalikan segala urusan hanya kepada-Nya, bukankah hanya Ia
Maha Memberi dan Maha Pengasih. Ikhtiar, munajat serta untaian doa tiada habis-habisnya curahkanlah kepada Sang Pemilik Hati. Tak usah membandingkan diri ini dengan wanita lain, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti memberikan yang terbaik untuk setiap hamba-Nya, meski ia tidak menyadarinya.
Usahlah dirimu bersedih lalu menangis di penghujung malam karena tak kunjung usai memikirkan siapa kiranya pasangan jiwa. Jadikan hidup ini selalu penuh dengan harapan baik kepada Sang Pemilik Jiwa. Bersiap menghadapi putaran waktu, hingga setiap gerak langkah serta helaan nafas bernilai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Nasehatilah selalu hatimu dengan tarbiyah Ilahi hingga diri ini tidak sepi dalam kesendirian. Bukankah kalau sudah saatnya tiba, jodoh tak akan lari kemana. Karena sejak ruh telah menyatu dengan jasad, siapa belahan jiwamu pun telah dituliskan-Nya.
Sabarlah ukhti sholehah…
Bukankah mentari akan selalu menghiasi pagi dengan kemewahan sinar keemasannya. Malam masih indah dengan sinar lembut rembulan yang dipagar bintang gemintang. Kicauan bening burung malam pun selalu riang bercanda di kegelapan. Senyumlah, laksana senyum mempesona butir embun pagi yang selalu setia menyapa.
Hapuslah air mata di pipi dan hilangkan lara di hati. Terimalah semua sebagai bagian dari perjalanan hidup ini. Dengan kebesaran hati dan jiwa, dirimu akan menemukan apa rahasia di balik titian kehidupan yang telah dijalani. Hingga, kelak akan engkau rasakan tak ada lagi riak kegelisahan
Kamis, 29 Januari 2009
IBU.................I LOVE U.........................
Suatu ketika... seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.
Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan.
"Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimkanku
ke dunia. Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah" kata si bayi
Tuhan menjawab,"Aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan
mengasihimu"
"Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan
tertawa. Ini cukup bagi saya untuk bahagia" Demikian kata si bayi
Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan
kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia"
Si bayi pun bertanya kembali
"Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"
Sekali lagi Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo'a"
Si bayi masih belum puas. ia pun bertanya lagi,
"Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan
melindungi saya ?"
Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya
sekalipun"
Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,
"Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi"
Dan Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan
mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun
sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu"
Saat itu surga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat
terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya, "Tuhan... Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau
memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti ?"
Tuhanpun menjawab,
"Kamu dapat memanggil malaikatmu.. . IBU"
Kenanglah ibu yang menyayangimu
Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi
melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu
Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?
Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika
ia melihatmu terbaring sakit ?
Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di
rumah tempat kau dilahirkan
Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu
Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa
datang.
Ketika ibu telah tiada...
Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita, Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia
Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya
Tak ada lagi
Dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu
disetiap hembusan nafasnya
Kembalilah segera...
peluk ibu yang selalu menyayangimu. ..
Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang
terbaik untuk ibu
Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan.
"Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimkanku
ke dunia. Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah" kata si bayi
Tuhan menjawab,"Aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan
mengasihimu"
"Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan
tertawa. Ini cukup bagi saya untuk bahagia" Demikian kata si bayi
Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan
kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia"
Si bayi pun bertanya kembali
"Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"
Sekali lagi Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo'a"
Si bayi masih belum puas. ia pun bertanya lagi,
"Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan
melindungi saya ?"
Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya
sekalipun"
Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,
"Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi"
Dan Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan
mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun
sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu"
Saat itu surga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat
terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya, "Tuhan... Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau
memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti ?"
Tuhanpun menjawab,
"Kamu dapat memanggil malaikatmu.. . IBU"
Kenanglah ibu yang menyayangimu
Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi
melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu
Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?
Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika
ia melihatmu terbaring sakit ?
Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di
rumah tempat kau dilahirkan
Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu
Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa
datang.
Ketika ibu telah tiada...
Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita, Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia
Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya
Tak ada lagi
Dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu
disetiap hembusan nafasnya
Kembalilah segera...
peluk ibu yang selalu menyayangimu. ..
Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang
terbaik untuk ibu
Langgan:
Entri (Atom)

